Minggu, 06 November 2016

PNS Wajib Donor di Kabupaten Pekalongan


Prosesi Pelantikan
Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Pekalongan baru-baru nini dilantik di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan (4/11). Ada 7 orang pengurus baru dari beberapa unsur yang berbeda melengkapi kepengurusan PMI masa bakti 2016-2021.
Dihadiri oleh lebih dari 200 orang dari seluruh unsur masyarakat mulai dari pemerintahan, organisasi hingga tokoh masyarakat acara Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Pekalongan dilaksanakan dengan khitmad dan penuh makna.

“Mulai detik ini rekan-rekan harus mulai bekerja untuk kemanusiaan!” Seru Ir. Arini Harimurti selaku ketua PMI terpilih. Kita harus bisa bekerja lebih keras lagi untuk merubah paradigma masyarakat tentang PMI agar bisa lebih dipercaya oleh masyarakat. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama gerak kemanusiaan PMI dan PMI harus selalu ada saat diperlukan masyarakat.

Lebih lanjut, Ketua PMI yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan memohon kepada seluruh elemen masyarakat untuk mau mendukung dan memberi kepercayan kepada PMI untuk menjalankan amal kemanusiaan. “PMI sekarang tidak hanya mengurusi darah dan bencana tapi pembentukan karakter remaja, pencegahan HIV/AIDS dan masalah sosial lainnya juga menjadi ranah kerja PMI” terangnya.

Sambutan Arahan Bupati Pekalongan
Usai melantik, Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah dr. Imam Triyanto, M.PH. dalam sambutan arahannya meminta gerak padu PMI harus dapat dilakukan secara spontan dan sukarela di semua elemen. PMI merupakan organisasi yang menjalankan peran bantu pemerintah dengan 3 aspek kerja yaitu: Penanggulangan Bencana, Penyediaan Darah dan Pelayanan Kesehatan. PMI harus dapat mengambil peran dari ketiga aspek itu. “PMI digerakkan oleh Relawan, maka PMI wajib membina generasi muda sebagai cikal bakal relawan” tandas dr. Imam.

Senada dengan dr. Imam Bupati Pekalongan mengatakan bahwa “ PMI merupakan organisasi yang tidak mengenal batasan dalam tugasnya” . oleh karena itu Beliau meminta agar PMI harus dapat melayani dengan ikhlas, harus dapat bermanfaat dan menanamkan jiwa sosial kemanusiaan. Bupati mendukung penuh setiap gerakan PMI bahkan dalam waktu dekat Bupati Pekalongan meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk wajib Donor Darah secara rutin di PMI.




Pengurus PMI Kabupaten Pekalongan Masa Bakti 2016-2021
Kepengurusan PMI Kabupaten Pekalongan Masa Bakti 2016 dengan komposisi 3 orang dari unsur pemerintahan, 3 orang dari tenaga ahli kesehatan, 3 orang dari tenaga kependidikan 2 orang dari dunia usaha. Semoga PMI Kabupaten Pekalongan Makin Jaya! Siamo….! (Rahmad/Humas)

Minggu, 23 Oktober 2016

95 % UNIT PMR MULA MADRASAH IKUTI JUMBARA

Penyematan Tanda Peserta
PMI Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah mengadakan Kegiatan Jumpa Bakti Gembira Palang Merah Remaja Tingkat Dasar (PMR Mula) bertempat di Kompleks Islamic Center Kedungwuni 108 Unit PMR dievaluasi (23/10)

Kegiatan Jumbara merupakan sarana untuk memonitoring dan evaluasi pembinaan PMR di tingkat dasar. Jumbara yang pertama kali diadakan di kalangan Madrasah lebih menitik beratkan kepada penanaman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Anggota PMR diarahkan untuk dapat menjadi seorang Peer Leadership untuk memberikan contoh pada teman sebayanya agar mau menerapkan 14 perilaku Hidup bersih dan sehat.

Kampanye PHBS
Kegiatan dikemas dalam bentuk evaluasi dengan metode permainan yang menyenangkan sehingga anak-anak dapat menerima dengan senang hati. Acara yang dibuka oleh Ir. Arini Harimurti Ketua PMI Kabupaten Pekalongan terpilih dalam sambutan arahannya menyatakan rasa bangga kepada anak-anak walaupun hujan gerimis mengguyur sejak pagi tapi antusias dan semangat anak-anak sangat tinggi.

“Anak-anak merupakan harapan masa depan, maka Pengabdian harus dimulai sejak dini demi generasi kemanusiaan masa depan”, terang Arini. Peran Pembina PMR harus ditingkatkan untuk memfasilitasi anak-anak dengan menciptakan aksi-aksi nyata dalam pengabdian. Aksi nyata akan dapat menjadi proteksi pengaruh negatif dari lingkungan, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterbukaan informasi.

6 materi yang di evaluasi dalam Jumbara meliputi Ayo Siaga Bencana dimana peserta di minta untuk menyusun Puzzle dan memasukkan isi Tas Siaga Bencana serta mengelompokkan kalimat kesiapsiagaan bencana. Kesehatan Remaja dengan gerak dan lagu kampanye PHBS. Pertolongan Pertama membantu korban luka berdarah. Kesehatan dan sanitasi dengan praktek cuci tangan dan gosok gigi. Outbound kepemimpinan dan Game Kepalangmerahan dengan sasaran anak panah.

Terpilih menjadi Unit PMR Mula terbaik 1 MI Walisongo Pajomblangan 02, terbaik 2 MI  Walisongo Kranji 02 dan terbaik 3 MIS Kaliketing. Anak-anak merupakan masa depan kita, patrikan rasa kemanusiaan sejak dini... (Siamo)  
 (Rahmad_Hum)

 
Flash Mop Gerakan Cuci Tangan Dengan Sabun


Kamis, 22 September 2016

Senin, 19 September 2016

PMI CIPTAKAN GENERASI BERKARAKTER & KAYA AKSI

Penyematan Tanda Peserta
Dalam rangka memperingati HUT PMI ke 71, sebagai sarana evaluasi pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) PMI Kabupaten Pekalongan baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan Jumpa, Bakti dan Gembira (Jumbara) ke -10 dengan tema “ Ciptakan Generasi Berkarakter & Kaya Aksi”. (17/9)

Bertempat di Bumi Perkemahan dan Kompleks Obyek Wisata Linggoasri 84 Unit PMR bertemu untuk saling bertukar pikiran dalam rangka mempererat tali persaudaraan antar relawan PMI. Kita ketahui bersama bahwa PMR merupakan relawan muda PMI, untuk itu harus ditanamkan karakter kepalangmerahan dalam sanubarinya.

Defile Maskot Kontingen
Seperti yang diungkapkan Wakil Bupati Pekalongan dalam sambutan arahannya yang menegaskan “Usia sekolah menengah merupakan  usia – usia rawan, karena pada usia ini akan mendasari pada pola pikir, sikap dan tindakan yang sering disebut dengan pembentukan karakter ( “character building”)”. Palang Merah Remaja merupakan salah satu kunci pembinaan remaja dalam membentuk karakter yang jujur, peduli dan memiliki jiwa kesukarelawanan yang tinggi dengan banyak aksi kemanusiaan secara nyata.

Pemerintah Daerah memberikan dukungan terhadap usaha pembinaan generasi muda khususnya kegiatan kepalangmerahan. Senada dengan hal tersebut Ir. Arini Harimurti selaku Pengurus Demisioner PMI dalam sambutan pada acara penutupan sekaligus peringatan HUT PMI Ke 71 mengajak seluruh insan penggerak Palang Merah untuk mencari inovasi kegiatan yang lebih kreatif, edukatif dan tidak membosankan bagi PMR. “Terima kasih dan salut atas kegigihan peserta dalam mengikuti kegiatan walau banyak hambatan terutama hujan yang hampir mengguyur sepanjang hari” tandas Arini.
Kreasi Menghias Caping

Jumbara X Tingkat PMR Madya dan Wira PMI Kabupaten Pekalongan tahun ini menggunakan sistem perolehan medali. Ada 45 medali yang diperebutkan dalam evaluasi materi dan kegiatan. Tingkat Madya terpilih sebagai Terbaik 1 Unit PMR Madya SMP 1 Kajen dengan 3 Emas, 3 Perak dan 3 Perunggu disusul oleh SMP 1 Sragi dan SMP 1 Wonopringgo dan di Tingkat Wira Terbaik 1 adalah Unit PMR Wira SMA 1 Kedungwuni dengan 6 emas, 3 perak dan 4 perunggu disusul SMA 1 Kajen dan SMK Muh. Bligo. Kontingen Favorit Jumbara X dipegang oleh SMP 1 Talun dan MAS Simbangkulon. Tunjukkan Aksimu PMR ....! (Rahmad_Hum)



Simulasi Tanggap Darurat Bencana
INFO HASIL AKHIR EVALUASI JUMBARA X
1. Tingkat Madya
2. Tingkat Wira